Damkar Bojonegoro Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 180 cm dari Rumah Warga di Klangon

Damkar Bojonegoro Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 180 cm dari Rumah Warga di Klangon

Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan

Tim Publikasi Informasi Publik

08 Desember 2025 1 min baca 0 kali
Damkar Bojonegoro Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 180 cm dari Rumah Warga di Klangon
Damkar Bojonegoro Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 180 cm dari Rumah Warga di Klangon

"BOJONEGORO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro Pos Kota sukses mengevakuasi seekor ular sanca kembang dari rumah warga di Jl. Setyo Budi, RT 02/RW 01, Kelurahan Klangon, Kecamatan Kota, Sen..."

BOJONEGORO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro Pos Kota sukses mengevakuasi seekor ular sanca kembang dari rumah warga di Jl. Setyo Budi, RT 02/RW 01, Kelurahan Klangon, Kecamatan Kota, Senin (8/12/2025).

Pelapor, N (38th), seorang ASN, menghubungi petugas Damkar setelah menemukan ular di area rumahnya. Laporan masuk pada pukul 15.48 WIB. Empat menit kemudian, yakni pukul 15.52 WIB, dua personel Damkar Pos Kota bergerak menuju lokasi dengan menggunakan satu unit armada fire rescue.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 15.59 WIB dan langsung melakukan upaya penanganan. Proses evakuasi berlangsung cepat dan terkendali. Pada pukul 16.07 WIB, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.

Ular yang dievakuasi merupakan Sanca Kembang (Malayopython reticulatus) dengan panjang sekitar 180 cm. Tidak ditemukan kendala selama proses penanganan. Jarak tempuh dari pos menuju lokasi sepanjang 4,8 km.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga memberikan sosialisasi kepada warga sekitar mengenai tugas dan peran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, serta pentingnya segera melapor apabila terjadi keadaan darurat.

Evakuasi ini melibatkan:

  • Dinas Damkarmat Pos Kota

  • Masyarakat setempat

  • Pelapor

Dinas Damkar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar terutama saat musim hujan, serta menghubungi layanan darurat apabila menemukan situasi yang membahayakan.