Damkarmat Bojonegoro Evakuasi Ular King Corros di Permukiman Warga Ngasem

Damkarmat Bojonegoro Evakuasi Ular King Corros di Permukiman Warga Ngasem

Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan

Tim Publikasi Informasi Publik

26 Juni 2026 1 min baca 0 kali
Damkarmat Bojonegoro Evakuasi Ular King Corros di Permukiman Warga Ngasem
Damkarmat Bojonegoro Evakuasi Ular King Corros di Permukiman Warga Ngasem

"Bojonegoro – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro melalui Regu 1 Pos Ngambon kembali melaksanakan operasi penyelamatan nonkebakaran dengan mengevakuasi seekor ular jenis King Corro..."

Bojonegoro – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro melalui Regu 1 Pos Ngambon kembali melaksanakan operasi penyelamatan nonkebakaran dengan mengevakuasi seekor ular jenis King Corros (Ptyas carinata) yang masuk ke area permukiman warga di Desa Setren, RT 001/RW 001, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (26/6).

Laporan kejadian diterima dari seorang warga berinisial L.H. yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh petugas. Setibanya di lokasi, tim melakukan asesmen dan penanganan menggunakan peralatan khusus berupa grapstick sehingga ular berhasil dievakuasi dengan aman tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 1 ekor ular King Corros (Ptyas carinata). Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala dengan melibatkan 3 personel dan didukung 1 unit Fire Truck. Lokasi kejadian berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Pos Damkarmat Ngambon.

Selain melaksanakan evakuasi, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya segera melaporkan kejadian yang berpotensi membahayakan melalui layanan Damkarmat Pos Ngambon. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penanganan satwa liar secara aman dan profesional.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penanganan ular maupun satwa liar lainnya secara mandiri karena berpotensi membahayakan keselamatan. Apabila menemukan kondisi serupa, masyarakat diharapkan segera menghubungi layanan Damkarmat agar dapat dilakukan penanganan secara cepat, tepat, dan aman.