Kebakaran Rumpun Bambu di Balen Dipicu Pembakaran Sampah
Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan
Tim Publikasi Informasi Publik
"Bojonegoro – Kebakaran rumpun bambu terjadi di Desa Kedungdowo, RT 02/RW 01, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (10/9/2026). Kebakaran diduga bermula dari pembakaran sampah yang ditinggalkan dan kemudian mer..."
Bojonegoro – Kebakaran rumpun bambu terjadi di Desa Kedungdowo, RT 02/RW 01, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (10/9/2026). Kebakaran diduga bermula dari pembakaran sampah yang ditinggalkan dan kemudian merembet ke rumpun bambu di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut dilaporkan oleh D (30), Kepala Dusun Kedungdowo. Sementara itu, lahan yang terdampak kebakaran diketahui milik S (55), warga Desa Kedungdowo.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro melalui Regu III Pos Sumberrejo mengerahkan satu unit Firedome 16 dengan tiga personel untuk melakukan operasi pemadaman.
Petugas melakukan pemadaman dan memastikan kondisi di lokasi telah aman. Kebakaran mengakibatkan sekitar 12 dapur rumpun bambu terbakar dengan estimasi kerugian material mencapai kurang lebih Rp2 juta.
Tidak terdapat laporan korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Proses penanganan kebakaran juga berlangsung tanpa kendala berarti.
Selain melaksanakan operasi pemadaman, petugas Damkarmat Pos Sumberrejo memberikan sosialisasi kepada pemilik lahan dan masyarakat sekitar mengenai upaya pencegahan kebakaran, penanganan awal ketika terjadi kebakaran, serta tugas dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro.
Penanganan kejadian melibatkan Damkarmat Pos Sumberrejo, perangkat desa, Satpol PP, dan masyarakat sekitar.
Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan pembakaran sampah dalam kondisi masih menyala. Api yang tidak diawasi dapat merambat ke material mudah terbakar seperti rumpun bambu dan lahan kering, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian serta membahayakan lingkungan sekitar.