Bojonegoro – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro melalui Pos Ngasem Regu II berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada sebuah kandang di Dusun Pohwayang, RT 001/RW 001, Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (3/7).
Laporan kejadian diterima dari warga berinisial L. (34th). Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkarmat segera menuju lokasi dan melakukan operasi pemadaman sehingga kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan maupun aset lainnya.
Berdasarkan hasil asesmen di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh bediang (perapian penghangat ternak) yang menjalar hingga membakar dinding kandang milik T. (55th). Akibat kejadian tersebut, sekitar 5 persen bagian dinding kandang mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp500 ribu.
Berkat respons cepat petugas, kebakaran berhasil dicegah agar tidak merambat ke dua rumah di sekitar lokasi. Sejumlah aset dengan nilai diperkirakan mencapai Rp200 juta, meliputi dua unit rumah beserta isinya, dua ekor sapi, dua unit sepeda motor, dan satu unit televisi, berhasil diselamatkan dari ancaman api.
Dalam operasi pemadaman, Damkarmat Kabupaten Bojonegoro mengerahkan 3 personel dengan dukungan 1 unit armada Ayaxx 12 Pos Ngasem. Seluruh proses penanganan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Damkarmat Pos Ngasem, Polsek Ngasem, Satuan Polisi Pamong Praja, perangkat desa, Linmas, serta masyarakat setempat yang turut membantu pengamanan lokasi.
Selain melaksanakan operasi pemadaman, petugas Damkarmat juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan kebakaran, penanganan awal apabila terjadi kebakaran, tugas dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, serta informasi layanan Call Center Damkarmat untuk pelaporan kejadian darurat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat, khususnya para peternak, agar lebih berhati-hati dalam penggunaan bediang atau sumber api sebagai penghangat kandang. Penggunaan api terbuka harus selalu diawasi dan ditempatkan pada lokasi yang aman untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
89 % |
Puas
11 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |