BOJONEGORO – Kebakaran material kayu jati terjadi di UPT Kayu Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) yang berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (25/8/2026). Kebakaran menghanguskan sejumlah limbah kayu dan bahan mebel.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Kota Regu II segera melakukan penanganan setelah menerima laporan dari A (49th), seorang PNS. Dalam penanganan tersebut, petugas mengerahkan dua unit fire truck dengan dukungan satu unit armada BPBD Bojonegoro dan melibatkan 10 personel.
Berdasarkan hasil penanganan di lokasi, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Petugas berhasil memadamkan api sehingga tidak meluas ke bangunan gudang berukuran sekitar 18 x 50 meter beserta tumpukan kayu yang berada di area tersebut.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 juta, meliputi limbah kayu dan bahan mebel. Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai sekitar Rp300 juta, berupa bangunan gudang dan tumpukan kayu. Tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Selain melakukan operasi pemadaman, petugas Damkarmat juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pihak terkait mengenai upaya pencegahan kebakaran, penanganan awal apabila terjadi kebakaran, serta tugas dan fungsi Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro. Petugas juga membagikan informasi nomor layanan Call Center Damkarmat kepada masyarakat.
Penanganan kejadian turut melibatkan BPBD Kabupaten Bojonegoro, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pegawai Dispernaker, Polsek Kota, pelapor, dan masyarakat setempat.
Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat dan pengelola fasilitas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik. Pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik serta penanganan dini terhadap potensi korsleting menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran dan meminimalkan kerugian.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
89 % |
Puas
11 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |